in

Siap-siap, Ini Jadwal Transfer BLT BPJS Ketenagakerjaan Gelombang 2 ke Rekening BCA dan Bank Lainnya

GENTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan jadwal transfer dana BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 baik ke Bank BCA maupun Bank Himbara.

GENTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan jadwal transfer dana BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 baik ke Bank BCA maupun Bank Himbara.
BLT

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan pihaknya menargetkan akan mencairkan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 pada akhir Oktober.

Baca Juga: Mau Tau Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap 2? Cek Daftar Penerima Disini!

Ida juga menyampaikan saat ini sedang melakukan evaluasi penyaluran gelombang 1, setelah itu baru akan mulai proses transfer BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 baik ke bank BCA, Himbara, dan swasta lainnya.

“Kami targetkan termin II mulai disalurkan pada akhir Oktober 2020 atau paling lambat penyalurannya akan dimulai awal November nanti,” ujarnya pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Baca Juga: Cara dan Syarat Dapat BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Masih Ada untuk 3 Juta Pengusaha 

Ida juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan kepada 11.950.300 pekerja yang dibagi dalam 5 tahap.

Seperti diketahui, Kemnaker menyalurkan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan tahap 1 kepada 2,5 juta penerima.

Kemudian tahap 2 disalurkan bagi 3 juta penerima. Selanjutnya tahap 3 bagi 3,5 juta penerima.

Baca Juga: Sosok Pencetus Omnibus Law Kembali Buat Geger Masyarakat Indonesia, Usulkan WNA Bisa Punya Rusun

Setelah itu tahap 4 disalurkan bagi 2,65 juta penerima dan tahap terakhir atau tahap 5 disalurkan kepada 618.588 penerima.

Oleh karena itu, Ida memastikan penyaluran akan segera dilakukan yang paling penting syarat sebagai penerima terpenuhi.

Baca Juga: Daftar UMKM Online Disini, Rp 2,4 Juta Langsung Masuk Rekening

Menurut Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, beberapa syarat calon penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan adalah:

  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK);
  2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;
  1. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan;
  2. 4.Pekerja/buruh penerima upah;
Baca Juga: Indonesia Masuk Ke Dalam Peringkat 10 Besar Negara Paling Banyak Hutang, Ini Peringkatnya
  1. Memiliki rekening bank yang aktif;
  2. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.**

Sumber: mantra sukabumi

3 Hal Ini Sebabkan BLT UMKM Rp2,4 Juta ‘Hangus’, Ikuti Langkahnya Segera agar Cair

Penerima Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Pendaftaran Banpres Produktif Masih Dibuka